Nunukan, Lensajournalist – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar silaturahmi dan ramah tamah bersama rombongan Pemerintah Negeri Kelantan, Malaysia, yang dipimpin langsung oleh Menteri Besar Kelantan YAB Dato’ Panglima Perang Ustadz Datuk Haji Mohammad Nasaruddin bin Haji Daud. Kegiatan berlangsung hangat di Cafe Sayn, Sabtu malam (24/1/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E. sebagai wujud komitmen mempererat hubungan persaudaraan dan membuka peluang kerja sama antardaerah serumpun di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Kabupaten Nunukan memiliki kedekatan geografis, historis, dan kultural dengan wilayah Malaysia, khususnya Sabah dan Kelantan. Hubungan kekerabatan masyarakat lintas batas yang telah terjalin lama dinilai menjadi fondasi kuat bagi terciptanya keharmonisan kedua wilayah.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk terus dipelihara, guna menjaga hubungan persaudaraan sekaligus memperkuat kerja sama lintas batas,” ujar Bupati Irwan.
Sementara itu, Menteri Besar Kelantan Datuk Mohammad Nasaruddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Nunukan. Ia menjelaskan, kunjungan ke Nunukan dilakukan di sela agenda pemerintahan Kelantan di Tawau, Sabah, dengan memanfaatkan kedekatan jarak antara Tawau dan Nunukan.
“Kami sebelumnya berada di Tawau untuk menjalankan program pemerintah serta melihat kondisi anak-anak Kelantan yang bekerja di sana. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kebajikan rakyat Kelantan di mana pun berada,” jelasnya.
Menurut Datuk Nasaruddin, jarak tempuh laut antara Tawau dan Nunukan yang hanya sekitar satu setengah jam menjadi alasan kuat untuk memanfaatkan kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah daerah di Nunukan.
“Kita ini satu rumpun, satu bangsa, satu agama, dan satu bahasa. Karena itu, saya merasa penting untuk datang bersilaturahmi dengan saudara-saudara kita di Nunukan,” ungkapnya.
Selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut juga bertujuan membuka peluang kerja sama, khususnya di bidang pendidikan Islam. Datuk Nasaruddin menyebutkan bahwa sistem pendidikan Islam di Kelantan telah menjadi rujukan, tidak hanya bagi negeri-negeri lain di Malaysia, tetapi juga negara lain seperti Brunei Darussalam.
“Pendidikan Islam di Kelantan telah melahirkan banyak ulama profesional. Inilah yang menjadi kelebihan Kelantan hingga dikenal sebagai Serambi Mekkah,” tuturnya.
Ia pun membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan, termasuk rencana kunjungan balasan ke Kelantan dan wilayah selatan Thailand yang berbatasan langsung dengan negaranya.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan persaudaraan, kerja sama lintas batas, serta menjadi pijakan kolaborasi di bidang sosial, keagamaan, dan pendidikan antara Pemerintah Kelantan dan Kabupaten Nunukan ke depan.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, dihadiri unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.(*)
